Hari Bahasa Arab Sedunia

Hari Bahasa Arab Sedunia;

Muslim Muda Indonesia dan Bahasa Arab

Bahasa Arab bagi bangsa Indonesia adalah bahasa Asing selayaknya bahasa Inggris, Perancis, Mandarin dan lain sebagainya. Muslim Muda Indonesia selayaknya menguasai bahasa arab karena sebenarnya telah terbiasa menggunakannya dalam ritual keagaamaannya. Menguasai dalam arti mampu melafalkan dengan baik dan memahami makna setiap katanya. Penggunaan bahasa arab dalam keseharian tersebut tersebut adalah sebagai berikut.

Pertama, bahasa Arab adalah bahasa ritual keagaam Islam. Disadari atau tidak, Umat Islam diseluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia selalu mengucapkan bahasa arab setiap harinya minimal lima kali dalam shalat wajib. Frekuensi ini akan bertambah dengan shalat sunat yang biasa dilakukan ada shalat rawatib, shalat Dhuha, shalat Tahajud dan shalat sunat lainnya. Penggunaan bahasa arab dalam ritual keagamaan ini semakin sering diucapkan dengan pelafalan doa-doa dan dzikir.

Kedua, bahasa Arab adalah bahasa al-Qur’an. Umat Islam memiliki hubungan yang sangat dekat dengan referensi utama dalam kehidupan agamanya yaitu al-Qur’an. Setiap umat Islam pasti akan membaca al-Qur’an setiap hari. Pembacaan Al-Qur’an ini selain di baca sebagai ibadah mandiri, juga yang tidak bisa ditinggalkan karena pembacaan al-Qur’an ini menjadi bagian dari shalat.

Ketiga, bahasa arab sebagai bahasa ekspresi dari aktifitas-aktifitas harian tertentu. Contoh jika umat Islam mendapatkan rizki mengucapkan alhamdulillah, bertemu dengan sesama muslim mengucapkan Assalamualaikum, jika berjanji ucapkan In sya’a Allah, dan ucapak ekspresif lainnya. Termasuk dalam kategori ini adalah ucapan doa-doa harian seperti doa makan, doa ke kamar mandi dan lain sebagainya.

Keempat, Bahasa Arab sebagai bahasa khutbah Jum’at, dan bahasa pembukaan dalam orasi sambutan-sambutan upacara atau acara lainnya. Dalam orasi berupa sambutan dalam prosesi suatu acara, biasanya orang menggunakan bahasa arab sebagai bahasa pembukanya.

Keempat penggunaan ini adalah nilai urgensi paling dasar bahasa arab bagi umat Islam, khususnya Muslim Indonesia. Sekaligus ini menjadi peta kualifikasi pengajaran bahasa Arab dan dapat dirumuskan untuk menjadi standar kemampuan muslim Indonesia.

Penguasaan bahasa arab untuk empat penggunaan di atas nampaknya menjadi kabur dan tidak tersentuh oleh akademisi pendidik bahasa arab. Hal ini dikarenakan terlalu besarnya bayangan cakupan penguasaan bahasa arab, dan begitu rumitnya bahasa arab dengan tata bahasa dan morfologinya. Sejatinya tidaklah demikian, jika melihat kebutuhan dasar di atas.

Muslim Muda Indonesia dengan dipelopori oleh siswa-siswi Usia kelas Menengah dan Mahasiswa-mahasiswi selayaknya harus menguasi kemampuan bahasa arab dasar ini. Benarkah Muslim Muda Indonesia tidak memahami arti kata bahasa arab yang dibacanya tiap hari! Benar, coba pembaca cek sendiri seberapa faham bacaan shalatnya, bacaan doa-doa, lebih-lebih bacaan al-Qur’annya!

Muslim Muda Indonesia, “Bahasa Arab ternyata bahasa keseharian kita”. Selamat Hari bahasa Arab Sedunia Ahad, 18 Desember 2016.

 Wallahu A’lamu bis-Shawab

 

410words #hari bahasa Arab Sedunia

Moh. Wakhid Hidayat

mwakhidh@gmail.com

18 Desember 2016

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Dora. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s